MATERI IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM) V SD/MI

ORGAN PERNAFASAN MANUSIA

Disusun Oleh :

ATIK ZAKKIYAH

PGSD/B (pagi)

108620600247

Pengertian Bernafas

Bernapas adalah kegiatan menghirup udara dan mengeluarkan udara. Udara mengandung berbagai komponen gas, salah satunya adalah oksigen (O2). Oksigen inilah yang diperlukan oleh tubuh. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Selanjutnya, pernapasan menghasilkan karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Bernapas menggunakan alat-alat pernapasan. Apa saja alat-alat pernapasan itu?

Macam-macam Organ Pernafasan Manusia

Hidung

Hidung merupakan organ pernapasan yang letaknya paling luar. Manusia menghirup udara melalui hidung. Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi menyaring udara yang masuk dari debu atau benda lainnya. Di dalam rongga hidung terjadi penyesuaian suhu dan kelembapan udara sehingga udara yang masuk ke paru-paru tidak terlalu kering ataupun terlalu lembap. Udara bebas tidak hanya mengandung oksigen saja, namun juga gas-gas yang lain. Misalnya, karbon dioksida (CO2), belerang (S), dan nitrogen (N2). Gas-gas tersebut ikut terhirup, namun hanya oksigen saja yang dapat berikatan dengan darah. Selain sebagai organ pernapasan, hidung juga merupakan indra pembau yang sangat sensitif. Dengan kemampuan tersebut, manusia dapat terhindar dari menghirup gas-gas yang beracun atau berbau busuk yang mungkin mengandung bakteri dan bahan penyakit lainnya. Dari rongga hidung, udara selanjutnya akan mengalir ke tenggorokan.

Faring

Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Faring berbentuk seperti tabung corong, terletak di belakang rongga hidung dan mulut, dan tersusun dari otot rangka. Faring berfungsi sebagai jalannya udara dan makanan. Faring merupakan percabangan 2 saluran, yaitu saluran pernapasan ( nasofaring) pada bagian depan dan saluran pencernaan ( orofaring)pada bagian belakang.

Laring

laring

Laring terletak antara faring dan trakea. Laring tersusun atas Sembilan buah tulang rawan. Bagian dalam dindingnya digerakkan oleh otot untuk menutup serta membuka glotis. Glotis adalah lubang mirip celah yang menghubungkan trakea dengan faring. Laring memiliki katup yang disebut epiglotis. Pada saat menelan makanan, epiglotis tertutup sehingga makanan tidak masuk ke tenggorokan tetapi menuju kerongkongan. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka.

Walaupun demikian, saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan, bernapas, dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Di dalam laring, selain terdapat epiglotis juga ditemukan adanya pita suara. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara.

Trakea

Batang tenggorokan (trakea) tersusun dari cincin – cincin tulang rawan dan terletak di depan kerongkongan. Batang tenggorokan memanjang dari leher ke rongga dada atas. Trakea berfungsi sebagai saluran udara pernafasan menuju ke alveolus Di dalam rongga dada, batang tenggorokan ini bercabang dua. Setiap cabangnya masuk menuju paru-paru kanan dan paru – paru kiri.

Paru-paru

paru

Paru – paru adalah alat pernapasan yang terletak di dalam rongga dada dan diatas diafragma. Diafragma adalah sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Paru – paru diselubungi oleh selaput elastis yang disebut pleura.

Paru – paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru – paru kiri dan paru– paru kanan. Paru – paru kiri terdiri dari dua gelambir, sedangkan paru – paru kanan terdiri dari tiga gelambir. Di dalam paru – paru, masing – masing bronkus bercabang – cabang membentuk bronkiolus. Selanjutnya, bronkiolus bercabang – cabang menjadi pembuluh halus yang berakhir pada gelembung paru – paru yang disebut alveolus (jamak = alveoli). Alveoli menyerupai menyerupai busa atau sarang tawon. Jumlahnya alveoli kurang lebih 300 juta. Dinding alveolus sangat tipis dan elastis. Pada alveolus terjadi pertukaran gas pernapasan, yaitu oksigen dan karbon dioksida.

Kesimpulan

Organ pernapasan adalah struktur atau alat – alat yang digunakan pada saat bernafas. Organ – organ pernapasan manusia meliputi hidung, tenggorokan (faring, laring, trakea, dan bronkus), serta paru – paru. Pernapasan merupakan suatu proses yang terjadi dengan sendirinya (secara otomatis). Mekanisme pernapasan manusia ada dua yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Proses pernapasan dapat terganggu jika ada salah satu alat pernapasan mengalami gangguan. Beberapa gangguan pada organ pernapasan antara lain faringitis, pneumonia, asma, TBC,  dan lain – lain. Adapun cara melakukan pernapasan yang baik ada tiga cara yaitu pernapasan stimulasi, pernapasan relaksasi, dan menghitung napas. Selain itu, agar alat pernapasan kita dapat bekerja dengan baik pada saat bernapas maka kita perlu menjaga dan memeliharanya dengan baik seperti menjaga kebersihan lingkungan, makan – makanan bergizi, olahraga secara teratur, dan mengadakan penghijauan.

LEMBAR KERJA SISWA

Nama                     :

Kelas/Semester   : V (Lima)/I (Satu)

Tanggal                 :

No. Absen              :

Soal evaluasi

Perhatikan gambar  di bawah ini!

organ pernafasan manusia

  1. Sebutkan letak 5 organ pernapasan manusia?
  2. Sebutkan fungsi-fungsi pada tiap organ pernafasan manusia?
  3. Apa nama saluran yang terdapat pada faring dan berperan dalam pernapasan?
  4. Bagaimana cara manusia bernafas?
  5. Jelaskan cara bernafas yang tidak baik untuk manusia?

Selamat Mengerjakan🙂

By Azwah Zakkiyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s